Gedung Simpang Temu Dukuh Atas Jalan Juana, Menteng, Jakarta 10310, Indonesia info@jaklingkoindonesia.id
img

Kampanye Bersama Lawan Pelecehan Seksual di Transportasi Umum

Bertepatan dengan perayaan Hari Perempuan Internasional di bulan Maret, L'Oréal Paris bersama PT JakLingko Indonesia dan segenap operator transportasi PT KAI (Persero), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI),  PT LRT Jakarta, PT MRT Jakarta (Perseroda), dan PT Transjakarta menggelar kampanye bersama Stand Up “Melawan Pelecehan Seksual di Transportasi Umum”, yang bertujuan untuk memberikan pembekalan efektif dalam melawan pelecehan seksual di ruang publik, menggunakan Metode 5D (Dialihkan, Dilaporkan, Dokumentasikan, Ditegur, dan Ditenangkan) telah diakui oleh sejumlah ahli sebagai pilihan yang aman, mudah diaplikasikan, praktis, dan efektif untuk digunakan baik bagi saksi maupun korban pelecehan seksual sebagai solusi yang dapat membantu saksi untuk berani mengambil tindakan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Perkeretaapian (DJKA) RI M. Risal Wasal yang kehadirannya mewakili Bapak Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan Anak RI Ratna Susianawati yang kehadirannya mewakili Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo yang kehadirannya mewakili PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Direktur SDM & Umum PT KAI (Persero) Suparno, Direktur Operasional & Pemasaran PT KCI Broer Rizal, Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Mega Tarigan, Dirut PT MITJ Heru Nugrogo, CPD General Manager L’Oreal Indonesia  Martin Crosnier dan Aktris sekaligus Aktivasi Perempuan, Cinta Laura. Selain tamu undangan dan narasumber, turut hadir perwakilan Komnas Perempuan, DEMAND, dan unsur Komunitas Transportasi.

Dirjen Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan RI Risal Wasal mengatakan Berdasarkan data hasil survey yang diadakan oleh DJKA pada Tahun 2022 dengan melibatkan lebih dari 2000 responden, jumlah penumpang wanita mendominasi perjalanan KRL Jabodetabek sebesar 53%. Dengan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek khususnya yang menggunakan KRL pada Tahun 2023 rata rata pergerakan masyarakat dengan KRL mencapai lebih dari 750rb per hari (Sumber: Laporan Penumpang Harian KCI 2023), dari sejumlah 750rb penumpang per hari ini, didominasi penumpang wanita;

“Melalui kegiatan Kampanye Bersama Lawan Pelecehan Seksual di Transportasi Umum ini saya kembali mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat pengguna transportasi umum untuk membangun kesadaran untuk saling menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi umum khususnya dari tindakan pelecehan seksual, secara kolaboratif dengan operator dalam membuat upaya-upaya preventif kami terus upayakan, namun tentunya upaya ini membutuhkan kerjasama yang baik dari masyarakat itu sendiri sebagai pengguna transportasi umum, untuk itu mari kita jaga hak & martabat kaum wanita pengguna transportasi umum, jangan renggut rasa nyaman dan rasa aman pengguna transportasi umum lainnya”

Transportasi umum adalah milik kita semua, kenyamanan dan keselamatan, khususnya pencegahan dari tindakan pelecehan seksual adalah hak semua pengguna transportasi, oleh karenanya saya mengajak masyarakat pengguna transportasi umum agar senantiasa menjaga hak pengguna transportasi umum lainnya agar merasa aman, nyaman, selamat dan terlindungi dari tindakan pelecehan seksual. Mari kita bersama sama menjadi pengguna transportasi umum yang baik yang turut serta dalam menciptakan iklim transportasi umum yang nyaman, aman, selamat dan kita lawan bersama tindakan pelecehan seksual dalam transportasi umum.

“Dengan ini, secara resmi saya nyatakan Kampanye Lawan Pelecehan Seksual di Transportasi Umum resmi dimulai!” ujar Risal pamungkas yang menandai dimulainya kampanye bersama.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo pihaknya terus berkolaborasi dengan Dinas  Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta dalam rangka memerangi pelecehan seksual di angkutan umum dengan konsisten melakukan pembinaan kepada Petugas Penanganan POS SAPA yang saat ini ada di 23 halte Transjakarta, 13 stasiun MRT dan 6 stasiun LRT. POS SAPA ini adalah pos pengaduan terdekat dalam rangka pencegahan dan penanganan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Para petugas sudah dibekali psikologi sederhana untuk menenangkan korban dan secara cepat membawa pelaku ke kantor Polisi untuk segera diproses sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

“Provinsi DKI Jakarta komit untuk terus melakukan upaya agar di layanan angkutan umum tidak terjadi lagi indikasi pelecehan seksual. Oleh sebab itu upaya-upaya yang dilakukan, diantaranya menempatkan Pos SAPA” tambah Syafrin.

Direktur Utama PT JakLingko Indonesia, Mega Tarigan, mengatakan, “Tahun ini kami berkesempatan merangkul seluruh pihak, khususnya insan transportasi dan perangkat daerah  untuk bersama-sama bersinergi menggerakkan kampanye lawan pelecehan seksual di transportasi umum pada momen Hari Perempuan Internasional. Kami melihat besarnya manfaat membangun awareness di sekitar, khususnya bagi para pengguna transportasi umum. Harapannya, upaya edukasi ini akan membantu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna, pelaju, sehingga mereka tidak merasa ragu memilih transportasi umum. Ayo naik transportasi umum, jangan takut naik transportasi umum, transportasi umum aman nyaman, jadilah 'hero' disekeliling kita untuk bersama-sama lawan pelecehan seksual di transportasi umum”.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan, “untuk memitigasi tindak pelecehan seksual di kereta api, KAI Group telah melakukan berbagai langkah seperti penyediaan kereta khusus perempuan pada commuter line. Serta rutin melakukan sosialisasi anti kekerasan seksual di stasiun dan selama dalam perjalanan. Petugas kami juga terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan guna meminimalisasi ruang bagi pelaku untuk melakukan niatnya. Jika pelanggan merasa dilecehkan, kami minta agar jangan ragu untuk segera melaporkan kepada petugas, dan kami siap mendampingi jika hendak dilanjutkan ke ranah hukum," tegasnya.

Selaras dengan upaya preventif yang ditempuh operator, Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Suryawan Putra Hia menambahkan, “KCI saat ini mempunyai sistem CCTV Analytic sebagai sistem pencegahan terjadinya tindak pelecehan. Dimana foto pelaku tindak pelecehan yang tertangkap akan dimasukan ke dalam sistem. Sehingga bila pelaku kembali naik commuter line dan tertangkap di sistem CCTV Analytic akan memberikan peringatan kepada petugas untuk dilakukan pencegahan dan larangan untuk masuk dan naik commuter line.”

“Menurut data IPSOS, 91% orang pernah menyaksikan pelecehan seksual di ruang publik dan tidak tahu harus berbuat apa, sedangkan 71% mengatakan situasi akan membaik jika seseorang membantu. Hari ini saya berkesempatan untuk berbincang dengan para komuter dan petugas transportasi umum, serta menggali lebih dalam mengenai fenomena ‘bystander effect’ untuk memahami mengapa sebagian dari para komuter yang menyaksikan pelecehan mungkin ada yang enggan melakukan intervensi pada saat kejadian. Dengan mendengar langsung dari mereka, saya mendapatkan perspektif lebih luas akan pentingnya pemahaman masyarakat akan teknis Metode Intervensi 5D agar para saksi dapat melakukan intervensi secara efektif untuk melawan kejadian pelecehan seksual di ruang publik.” Kata Cinta Laura, L'Oréal  Paris Brand Ambassador dan Stand Up Advocate, Jakarta, Kamis (16/3).

docx file PDF